KEBIASAAN BERDOA SEBAGAI PENYANGGA KEHIDUPAN ROHANI MENURUT KITAB DANIEL

KEBIASAAN BERDOA SEBAGAI PENYANGGA KEHIDUPAN ROHANI MENURUT KITAB DANIEL

  • Dominiq Fransz Santiago STT Tiberias Jakarta
Keywords: DOA, ROHANI, DANIEL

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk memaparkan kebiasaan berdoa sebagai penyangga kehidupan rohani menurut kitab Daniel. Kebiasaan berdoa mendapat tantangan terbesarnya seiring perkembangan zaman terus berjalan yang ditandai oleh berkembangnya teknologi dan gaya hidup, ternyata turut merubah karakter anak- anak Kristen khususnya yang tinggal di kota-kota besar. Kebiasaan berdoa mulai ditinggalkan karena tidak lagi merupakan hal yang menarik dan mungkin dianggap sebagai hal yang menjemukan. Berangkat dari pengamatan peneliti bahwa kebiasaan berdoa yang dilakukan Daniel dalam kitab Daniel yang membawanya pada kehidupan rohani yang kuat dan kehidupan yang berhasil. Penulis menggunakan metode eksposisi melalui studi pustaka atau eksplorasi literatur. Adapun hasil penelitain ditemukan bahwa kebiasaan berdoa sebagai penyangga kehidupan rohani yaitu Mampu mengenali dosa / keterbatasan yang ada dalam dirinya, Rindu untuk mendengar kebenaran Firman Allah, Memiliki rasa belas kasih, Hidup dalam standar kesucian Firman Allah, Memiliki Hikmat dan Pengetahuan, Kehidupan yang membawa dampak bagi orang lain

Author Biography

Dominiq Fransz Santiago, STT Tiberias Jakarta

Departemen Teologi STT Tiberias Jakarta

Published
2021-09-23
How to Cite
Santiago, D. F. (2021). KEBIASAAN BERDOA SEBAGAI PENYANGGA KEHIDUPAN ROHANI MENURUT KITAB DANIEL: KEBIASAAN BERDOA SEBAGAI PENYANGGA KEHIDUPAN ROHANI MENURUT KITAB DANIEL. Oleum Et Vinum, 1(2), 35. Retrieved from https://jurnal.stt-tiberias.ac.id/index.php/oelumetvinum/article/view/9